Semangat Literasi dan Kolaborasi: Santri An Nawawi IBS Ikuti Kemah Belajar 2026 di Bantaeng

Friday, 01 May 2026
Smp
Semangat Literasi dan Kolaborasi: Santri An Nawawi IBS Ikuti Kemah Belajar 2026 di Bantaeng
An Nawawi Islamic Boarding School – (IBS) Pa’Bumbungang Bantaeng kembali menunjukkan eksistensinya dalam kegiatan edukatif di tingkat kabupaten. Kali ini, delegasi santri dan pembina dari pondok pesantren tersebut turut serta dalam ajang "Kemah Belajar 2026" yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Daerah Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari Jumat hingga Minggu, 1–3 Mei 2026, ini dipusatkan di MTs DDI Mattoanging, Kabupaten Bantaeng. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara KGBN Bantaeng dengan Pengurus Komunitas Belajar.Id Kabupaten Bantaeng, serta mendapatkan rekomendasi resmi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng.

Dalam kegiatan ini, Kepala Sekolah SMP IT An Nawawi IBS Mutiah Sumarno, S.Si., M.Pd. mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk menimba ilmu dan berjejaring dengan peserta dari sekolah menengah lainnya di se-Kabupaten Bantaeng. Delegasi tersebut didampingi oleh dua orang pembina, yaitu:
• Munawwar Rusli, S. Pd., Gr.
• Ummul Mu'minin, S.Pd.

Adapun santri yang didelegasikan untuk mengikuti seluruh rangkaian Kemah Belajar 2026 adalah:
1.  Rahmat Hidayat
2.  Muh. Rahmat
3.  Ananda Naura Dafina Halyb
4.  Alifa Aura Syifana
5.  Fitrah Rahaidatul Aisyah

Kemah Belajar 2026 dirancang sebagai ruang bagi para peserta didik tingkat SMP dan MTs se-Kabupaten Bantaeng untuk mengembangkan kompetensi melalui metode belajar yang menyenangkan dan kolaboratif. Keikutsertaan santri An Nawawi IBS diharapkan dapat memperluas wawasan mereka di luar kurikulum pesantren, sekaligus mengasah keterampilan sosial dan literasi digital.

Ketua Yayasan An Nawawi IBS Dr. Abudzar Al Qifari, S.Pd.I., M.Pd.I menuturkan Keterlibatan aktif santri dalam ajang seperti ini menjadi bukti komitmen An Nawawi Islamic Boarding School dalam mencetak generasi yang tidak hanya kuat secara religius, tetapi juga adaptif dan kreatif dalam menghadapi perkembangan zaman.

Penulis: Miftahul Muflihah